Sinamot sering disederhanakan sebagai “mahar” atau “harga perempuan”. Pemahaman itu tidak utuh. Dalam adat Batak Toba, sinamot berada dalam rangkaian kesepakatan dan penghormatan antarkeluarga.
Makna sinamot
Sinamot disepakati pihak paranak dan parboru melalui musyawarah. Ia menjadi tanda kesungguhan dan bagian dari tanggung jawab pelaksanaan adat, bukan pembayaran untuk membeli seseorang.
Apa yang dipertimbangkan?
Keluarga mempertimbangkan bentuk pesta, pembagian tanggung jawab, kemampuan ekonomi, kebiasaan setempat, serta keputusan kedua keluarga. Pendidikan atau pekerjaan tidak semestinya dijadikan rumus harga.
Kesalahpahaman yang perlu dihentikan
Sinamot bukan ajang gengsi dan bukan alasan memaksakan utang. Nilai besar tidak otomatis menunjukkan kasih lebih besar. Kesepakatan yang baik ialah yang jujur dan mampu dilaksanakan.
Musyawarah yang sehat
Libatkan pasangan, bicarakan keadaan ekonomi terbuka, dan catat hasil marhusip atau marhata sinamot agar tidak terjadi perbedaan ingatan.
Sinamot bermakna ketika menjadi tanda hormat; ia kehilangan makna ketika berubah menjadi beban.
Horas! Horas! Horas!

